Apa itu Hosting?

Sekarang ini istilah hosting umum dipergunakan oleh banyak orang, namun apa sih sebenarnya hosting itu? Secara gamblang, kebanyakan dari kita tentu mengetahui bahwa hosting berhubungan dengan website. Lebih tepatnya adalah server untuk website. Namun secara definisi apa sih web hosting itu sendiri?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut saya akan mencoba menjabarkannya lebih dalam lagi mengenai definisi dari web hosting. Yuk simak bersama! ツ

Definisi web hosting ada berbagai macam, namun menurut saya yang paling tepat adalah definisi yang diberikan oleh namecheap.com. Berikut adalah definisinya:

Definisi Web Hosting

“Ketika penyedia hosting mengalokasikan ruang di server web untuk situs web untuk menyimpan file-nya, mereka meng-hosting situs web. Hosting web membuat file yang terdiri dari situs web (kode, gambar, dll.) tersedia untuk dilihat secara online. Setiap situs web yang pernah Anda kunjungi dihosting di server. Jumlah ruang yang dialokasikan di server ke situs web tergantung pada jenis hosting. Jenis utama hosting adalah shared, dedicated, VPS, dan reseller. Mereka dibedakan berdasarkan jenis teknologi yang digunakan untuk server, tingkat manajemen yang disediakan dan layanan tambahan yang ditawarkan.”

Secara garis besar, pengertian web hosting adalah ruang pada server yang kita sewa untuk meletakan file-file website kita agar web kita dapat dilihat secara online.

Lalu apa sih server itu?

Berikut adalah definisi server menurut techtarget.com

“Server adalah program atau perangkat komputer yang menyediakan layanan ke program komputer lain dan penggunanya, juga dikenal sebagai klien. Di pusat data, komputer fisik yang menjalankan program server juga sering disebut sebagai server. Mesin itu mungkin server khusus atau mungkin digunakan untuk tujuan lain.”

Jadi berdasarkan definisi di atas setiap penyedia layanan hosting memiliki server, koneksi dan layanan lainnya yang berkaitan dengan web hosting. Penyedia layanan hosting nantinya membagi-bagi web hosting menjadi paket-paket tertentu yang akan mereka tawarkan kepada para pengguna website.

Jenis-Jenis Web Hosting

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai web hosting, kita bisa berkenalan dulu dengan jenis-jenis hosting yang ada di pasaran sekarang ini. Berikut adalah jenis-jenis hosting yang ada di pasaran, antara lain:

  • Free web hosting
  • Shared hosting
  • Dedicated hosting
  • Colocation hosting
  • Cloud hosting
  • Self-service hosting
  • VPS hosting

Mungkin kalau melihat dari jenis-jenis hosting yang ada di atas, Free web hosting akan kelihatan yang paling menarik karena gratis.

Namun berdasarkan pengalaman, jenis hosting gratis seperti itu malah membuat kita mengeluarkan “uang lebih” nantinya untuk perbaikan dan lainnya. Keterbatasan fitur dan hal lainnya juga menjadi kendala web hosting gratis. Ditambah lagi biasanya web hosting gratis memiliki akses ke server yang lambat.

Akses website yang lambat dapat membuat pengunjung menutup website kita dan mencari alternatif lain. Pastinya sebagai pemilik website kamu tidak ingin hal ini terjadi, kan?

Jadi menurut saya lebih baik kita langsung menyewa hosting berbayar yang umumnya digunakan untuk website sekarang ini dengan fitur yang layak.


Dalam memilih penyedia layanan web hosting yang baik untuk website yang akan kita bangun, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan.

Berikut adalah beberapa hal tersebut:

Fitur Hosting

Dalam memilih hosting, biasanya penyedia layanan hosting akan menginformasikan kita tentang fitur-fitur yang ada pada hosting tersebut lewat tabel pilihan paket. Tentunya terkadang ada perbedaan pada masing-masing paket.

Perbedaan yang umum pada tiap paket adalah kapasitas, bandwidth, add on domain dan sebagainya. Namun, ada beberapa fitur yang pasti sama paket apapun yang akan kita ambil.

Fitur yang pasti sama entah paket apapun yang akan kita ambil seperti:

  • Control Panel Hosting (Bisa cPanel, sPanel dan lain sebagainya)
  • versi PHP
  • File Manager
  • phpMyAdmin (untuk mengelola database)
  • Auto Backup

Poin-poin di atas adalah yang hal wajib yang kita harus kita pastikan ada pada fitur hosting yang akan kita gunakan. Terutama jika kamu pemula.

Namun ada beberapa hosting yang mungkin agak berbeda seperti hosting colocation, VPS hosting dan dedicated hosting.

Kecepatan Hosting

Selain fitur, kecepatan akses hosting juga menjadi hal yang sangat penting sebagai bahan pertimbangan. Kecepatan akses hosting juga dapat dilihat dimana lokasi server penyedia layanan hosting tersebut berada.

Perbedaan lokasi letak server tersebut bisa berdampak besar terhadap kecepatan akses website kita. Karena jika server kita berada di luar negri, maka akses kita ke server / website tersebut akan lebih lambat dibandingkan jika server kita berada di Indonesia.

Logika sederhananya adalah semakin dekat server hosting dengan pengakses, maka aksesnya akan semakin cepat. Begitu juga jika semakin jauh maka bisa sebaliknya.

Walaupun perbedaan lokasi server hosting ini dapat diakali dengan CDN (Content Delivery Network), namun memilih lokasi server yang sesuai dengan target pengunjung web kita juga hal yang baik.

Perbedaan kecepatan website ini mungkin tidak akan terlalu terlihat jika kita mencoba mengakses website kita dengan internet yang kecepatannya bagus, tapi akan sangat terasa jika kualitas koneksi internet kita sedang buruk. Terutama bagi pengguna 3G / GPRS.

Sebagai informasi tambahan, kecepatan koneksi internet di Indonesia masih sangat beragam dan masih banyak yang bisa dikatakan buruk. Tergantung wilayah dimana mereka tinggal.

Selain itu, kecepatan website sekarang menjadi salah satu faktor ranking pada Google. Jika kecepatan website kita buruk, maka kita harus menerima konsekuensi peringkat website kita pada mesin pencari juga akan buruk.

Umumnya rata-rata pengguna akan pergi dari website kita jika dalam waktu 5 detik tidak terbuka atau ter-load secara penuh.

Jadi mempertimbangkan kecepatan hosting / website menjadi hal yang krusial untuk kita.

Ilustrasi Server Hosting
Ilustrasi Server Hosting

Downtime Server

Selain fitur dan kecepatan, kita juga harus mengetahui seberapa sering server penyedia layanan hosting tersebut “down”. Ketika server hosting down, maka website kita akan tidak dapat diakses. Jika diakses akan muncul kode 5xx.

Cara memeriksa paling baik adalah melihat review-review para pengguna layanan hosting tersebut sebelum menggunakannya.

Bantuan Hosting / After Sales

Bantuan hosting yang dimaksud disini adalah tentang bagaimana layanan after sales pihak hosting. Berapa lama respon pihak hosting terhadap tiket bantuan yang kita berikan ketika ada sebuah masalah. Apakah lambat atau cepat?

Karena banyak kemungkinan yang tidak bisa kita duga. Bisa saja dikemudian hari kita membutuhkan respon yang sangat cepat dari sebuah hosting jika ada masalah-masalah serius yang terjadi pada website kita, seperti di-hack, down dan sebagainya.

Ada baiknya kita membaca review-review terlebih dahulu tentang penyedia layanan hosting yang akan kita gunakan, atau juga rekomendasi dari orang-orang yang pernah menggunakan penyedia layanan hosting tersebut.


Berikut adalah beberapa penyedia layanan hosting yang saya sarankan, antara lain:

Jika kamu tertarik untuk membuat website, saya juga menuliskan panduan lengkap untuk membuat website.

Bagi kamu yang sudah memiliki website, kamu bisa melihat beberapa tools untuk mengukur kecepatan website kamu yang saya tulis disini.

Nah, itulah penjelasan yang dapat saya sampaikan mengenai apa itu hosting beserta jenis web hosting dan tips-tips terkait. Apakah tulisan ini membantu? Silahkan komentar di bawah ini ya!

Terima kasih telah membaca! ツ


Bantu saya untuk terus mengembangkan blog ini dengan melakukan donasi lewat tombol di bawah ini:



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *