3 Cara Backup WordPress Self-Hosted

Pada tulisan ini saya akan mencoba memberikan beberapa panduan dan tips mengenai cara backup WordPress self-hosted. Yang dimaksud self-hosted adalah WordPress yang menggunakan hosting sendiri.

Melakukan backup rutin itu menurut saya adalah hal yang wajib bagi pemilik website. Karena kita tidak pernah tahu kapan website kita akan bermasalah, sehingga melakukan disiplin rutin backup merupakan sebuah keharusan.

Biasanya penyedia layanan hosting memberikan beberapa fitur backup otomatis. Ada yang berupa backup harian, backup mingguan ataupun backup bulanan. Namun backup yang paling aman adalah yang kita lakukan sendiri.

Yuk simak beberapa cara backup yang bisa kamu lakukan jika kamu menggunakan WordPress self-hosted! ツ

Backup WordPress via Plugin

Metode backup WordPress via Plugin adalah metode yang paling sederhana serta mudah untuk dilakukan. Saat ini tersedia berbagai macam pilihan plugin untuk backup website kita, namun yang paling populer serta gratis saat ini adalah Updraft Plus.

Plugin backup WordPress Updraft Plus
Plugin backup WordPress Updraft Plus

Dengan plugin ini kamu bisa membackup ataupun restore dengan sangat mudah. Sehingga kamu dapat melakukannya dengan rutin. Yang unik dari plugin ini adalah kamu bisa backup langsung ke Google Drive, Dropbox dan storage digital lainnya.


Jetpack

Backup WordPress via cPanel

Metode kedua untuk backup WordPress adalah via cPanel ataupun control panel hosting kamu. Dengan metode ini kamu bisa backup website kamu secara keseluruhan.

Untuk melakukan backup lewat cPanel caranya juga cukup mudah, yaitu:

  1. Login pada cPanel hosting kamu.
  2. Pilih icon ‘Backup Wizzard’.
  3. Setelah masuk pada halaman ‘Backup Wizzard’ klik ‘Backup’ (Gambar 1).
  4. Pada halaman selanjutnya klik ‘Full Backup’. (Gambar 2)
  5. Setelah itu kamu akan diminta untuk memilih dimana kamu akan meletakan file hasil backup tersebut. Saran saya kamu abaikan saja seperti defaultnya.
  6. Kemudian kamu dapat mengisi kolom email dengan email kamu yang aktif. Dengan begitu kamu akan menerima notifikasi ketika backup selesai.
  7. Setelah semuanya selesai klik ‘Generate Backup’. Selanjutnya kamu dapat menunggu file backup diselesaikan oleh server. Kamu akan menerima email notifikasi terkait backup pada email yang tadi kamu input. (Gambar 3)
  8. Selanjutnya kamu dapat mengunduh file tersebut dari server agar kamu dapat menyimpannya pada drive komputer milikmu. Jangan lupa untuk tetap menyimpan file yang asli pada server ya. (Kecuali kamu terpaksa harus menghapusnya karena server penuh.)
Gambar 1 - Backup Wizzard cPanel
Gambar 1 – Backup Wizzard cPanel
Gambar 2 - Backup Wizzard cPanel
Gambar 2 – Backup Wizzard cPanel
Gambar 3 - Backup Wizzard cPanel
Gambar 3 – Backup Wizzard cPanel

Backup WordPress Manual via File Manager

Metode selanjutnya bisa dibilang adalah cara terakhir jika dua cara di atas tidak dapat dilakukan. Biasanya tidak dapat dilakukan karena satu dan lain hal, seperti website sedang bermasalah dan tidak adanya fitur Backup Wizard pada control panel hosting.

Untuk melakukan backup WordPress dengan cara manual cukup mudah, yaitu:

  1. Buka file manager yang ada pada control panel hosting kamu.
  2. Compress seluruh file yang ada pada folder public_html kemudian download.
  3. Selanjutnya buka phpMyAdmin pada control panel hosting kamu.
  4. Pilihlah database yang berkaitan dengan WordPress kamu. Jika kamu bingung, kamu dapat mengintipnya pada file wp-config.php yang terletak pada file manager. Pada file tersebut kamu dapat melihat nama database website kamu.
  5. Setelah menemukannya, kamu dapat meng-export database tersebut.
  6. Simpanlah kedua file hasil backup manual ini yang berupa file berformat .zip (dari file manager) dan juga .sql (dari phpMyAdmin).

Sebagai tips tambahan, kamu dapat menyimpan file hasil backup pada storage digital seperti Google Drive ataupun Dropbox. Dengan begitu kamu tidak perlu khawatir jika komputer kamu terserang virus ataupun malware.

Sekian panduan cara backup WordPress ini saya tulis. Semoga bermanfaat!


=====================

Bantu saya untuk terus mengembangkan blog ini dengan melakukan donasi lewat tombol di bawah ini:

=====================

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *