Cara Membuat Landing Page dengan Benar dan Efektif

Kamu tidak harus paham kode pemograman untuk bisa menerapkan cara membuat landing page yang saya tuliskan disini.

Sebuah landing page yang baik dapat mendatangkan pelanggan ataupun prospek secara efektif – jika dibuat dengan benar.

Pada tulisan ini saya akan coba untuk memberikan panduan tentang bagaimana membuat landing page secara singkat dan mudah. Sehingga kamu dapat segera menerapkannya.

Lanjutkan membaca tulisan ini sampai habis ya untuk mengetahui caranya! ツ

Jika kamu memiliki sebuah bisnis, membuat landing page sepertinya menjadi sebuah keharusan yang wajib kamu lakukan.

Apalagi jika kamu memasarkan bisnis kamu secara online, seperti beriklan pada Google, Instagram, Twitter, Facebook dan lain sebagainya.

Lewat landing page (sering juga disebut squeeze page), kamu dapat mengenalkan suatu produk atau layanan dengan menarik, sehingga hal ini dapat memperbesar berpotensi kamu untuk mendapatkan pelanggan baru.

Namun sebelumnya mari kita bahas mengenai tentang apa itu landing page.

apa itu landing page?

Apa sih Landing Page itu?

Landing Page adalah sebuah halaman pertama (halaman landas) yang akan pengunjung lihat ketika membuka link yang kamu bagikan. Entah itu kamu bagikan lewat iklan, sosial media ataupun mesin telusur seperti Google.

Halaman itu dapat berupa beranda website, halaman layanan, blog post dan lain sebagainya. Semuanya dapat dikategorikan sebagai landing page – jika disusun dengan maksud demikian.

Apa Fungsi Landing Page?

Pada dasarnya fungsi dari landing page adalah memancing pengunjung untuk bertindak. Biasanya disebut dengan istilah CTA (Call-to-Action).

Contohnya dengan memesan produk, membuat janji layanan, ataupun menghubungi bisnis tersebut.

Dengan begitu landing page dapat dikatakan sebagai media pemasaran yang efektif bagi bisnis tersebut karena mengajak calon pelanggan untuk mengambil tindakan.

Apakah Landing Page sama dengan Website?

Pada dasarnya landing page adalah website, namun website belum tentu landing page.

Hal ini karena landing page biasanya disusun secara sistematis untuk mengenalkan suatu produk atau jasa hingga akhirnya pengunjung halaman tersebut mengambil tindakan.

Tentunya secara default, website belum tentu dapat melakukannya.


menulis konten teks copywriting untuk landing page

Persiapan Membuat Landing Page

Sebelum mulai membuat landing page secara teknis, ada beberapa hal yang perlu kamu persiapan terlebih dahulu agar pembuatan landing page berjalan dengan lancar.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu kamu persiapkan tersebut, antara lain:

Teks Copy (copywriting)

Teks copy (penulisan teks dengan teknik copywriting) merupakan hal yang penting dalam landing page.

Hal ini karena kalimat yang dibuat dengan teknik copywriting dapat memikat pengunjung agar terus membaca halaman tersebut, ataupun mengambil tindakan.

Teks copywriting berbeda dari teks deskripsi layanan ataupun produk secara umum. Walaupun pada penerapannya, keduanya dapat digabungkan.

Copywriting teks lebih fokus ke kalimat-kalimat inti seperti judul, jargon, kelebihan produk dan Call-to-Action.

Berikut adalah contoh mengenai cara menuliskan copywriting teks untuk headline (judul):

Untuk menulis copywriting landing page dengan baik, kamu dapat mempelajarinya lewat banyak sumber, salah satunya pada Copywriting Guide ini.

Namun jika kamu memiliki anggaran lebih, mempekerjakan seorang copywriter juga merupakan hal yang baik, karena biasanya teks yang dihasilkan akan lebih memikat. Hal ini dapat dihitung sebagai investasi karena kamu akan menggunakannya untuk jangka panjang.

Teks Konten

Selain teks copy, kamu juga perlu mempersiapkan teks konten. Berbeda dari teks copy, teks konten dapat berisi deskripsi layanan, kelebihan produk yang ditawarkan dan lainnya secara jelas dan terperinci.

Beberapa hal yang perlu kamu pastikan dalam menulis teks konten untuk landing page, antara lain:

  • Gunakan bahasa yang digunakan audiens-mu. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan mereka pada produk atau layanan yang kamu tawarkan.
  • Pakailah kalimat yang padat dan jelas. Kamu tidak perlu memotong kalimat penjelasan pada landing page untuk estetika, namun pastikan kalimat tersebut ringkas serta mudah dipahami.
  • Jelaskan kelebihan produk kamu dengan cara bercerita. Kamu dapat menceritakan masalah-masalah apa saja yang dapat diselesaikan lewat produk yang kamu tawarkan.
  • Jika memungkinkan, gabungkan dengan teks copy agar lebih memikat.

Dengan memperhatikan poin-poin tersebut kamu dapat lebih percaya diri bahwa landing page tersebut akan memikat para calon pelanggan yang berkunjung.

media untuk landing page

Media (Desain / Foto / Video / Audio)

Selain teks kamu juga wajib memasukan media seperti desain, foto ataupun video. Kamu dapat memilih mana yang cocok dan relevan untuk produk yang kamu tawarkan pada halaman tersebut.

Jika memungkinkan, menggunakan ketiganya akan semakin baik.

Namun ada beberapa hal yang perlu kamu pastikan sebelum memasukan media-media tersebut pada landing page, antara lain:

Pastikan media tersebut asli buatanmu atau jika menggunakan milik orang lain pastikan kamu meminta izin terlebih dahulu dan mencantumkan sumber.

Hal ini untuk mencegah masalah dikemudian hari ketika landing page kamu telah tayang. Selain itu media yang unik (bukan duplikat) juga dapat meningkatkan peringkat landing page kita pada mesin telusur seperti Google.

Kamu juga dapat bergabung pada website materi grafis, foto dan video seperti Envato Elements. Sehingga kamu tidak perlu repot meminta izin atau mencantumkan sumber karena materi yang kamu gunakan berlisensi.


cara membuat landing page

Membuat Landing Page

Untuk membuat landing page kamu dapat menggunakan 2 platform yang saya rekomendasikan, yaitu:

  1. Website berbasis WordPress (jika kamu belum memilikinya, kamu dapat membuatnya dengan mengikuti panduan yang saya tulis disini)
  2. Leadpages; untuk kamu yang memiliki anggaran lebih dan ingin praktis membuat landing page.

Keduanya akan memudahkan kamu untuk membuat landing page baik dalam hal susunan, desain, tata letak (layout) dan lain sebagainya.

Cara Membuat Landing Page dengan WordPress

Kunci dari membuat landing page dengan WordPress yaitu tema yang digunakan untuk landing page tersebut.

Kamu akan mengerti mengenai tema ini setelah melakukan pembuatan website WordPress lewat panduan yang link-nya saya cantumkan di atas.

Pastikan kamu memilih tema yang memang cocok dengan produk atau layanan yang kamu tawarkan.

Untuk mendapatkan tema landing page WordPress yang bagus kamu dapat memilihnya pada ThemeForest ataupun Envato Elements. Karena umumnya tema gratis pada direktori WordPress kurang cocok untuk dijadikan landing page.

Berikut adalah beberapa contoh halaman landas yang menggunakan WordPress:

landing page wordpress moto
landing page wordpress sederhana
landing page wordpress business
landing page wordpress start up
landing page wordpress teknologi
landing page wordpress musik
landing page wordpress sport


Cara Membuat Landing Page dengan Leadpages

Untuk membuat landing page dengan Leadpages, pertama-tama kamu dapat mendaftar terlebih dahulu disini.

Kamu juga dapat melihat-lihat preview landing page yang ditawarkan oleh Leadpages pada halaman ini.

Berikut adalah beberapa contoh template yang tersedia dan dapat langsung digunakan pada Leadpages:


CTA (Call-to-Action)

Dalam membuat landing page ada istilah penting yang harus diketahui yaitu CTA yang merupakan singkatan dari Call-to-Action. Istilah ini umum digunakan dalam dunia pemasaran.

Pada dasarnya CTA merupakan ajakan kita kepada calon pelanggan untuk bertindak. Entah itu membeli produk, mengirim formulir ataupun mengunduh sebuah e-book.

Kamu mungkin sering melihat link atau tombol pada halaman web yang bertuliskan “Beli Sekarang”, “Atur Jadwal”, “Pesan Sekarang” dan sejenisnya. Link tombol tersebut dapat dikatakan sebagai CTA.

Namun untuk memancing pengunjung secara persuasif kita perlu untuk membangun kepercayaan dan minat mereka dengan teks copy, teks konten ataupun media seperti yang saya jelaskan pada bagian sebelumnya.

Jika hal-hal tersebut dikombinasikan dengan benar, CTA landing page kamu akan berfungsi dengan sangat efektif.


Memahami Audiens

Untuk membuat landing page yang benar-benar efektif untuk bisnis kita, kita mungkin harus melakukan beberapa eksperimen.

Contohnya membuat beberapa alternatif landing page, mengubah susunan dan lainnya. Dari sana kita dapat melihat landing page seperti apa yang diminati oleh target pasar dari suatu produk atau layanan tersebut.

Jangan ragu untuk membuat beberapa versi landing page dari produk yang sama. Dengan begitu kita akan mendapatkan gambaran landing page seperti apa yang paling efektif mendatangkan konversi.


Penutup

Sebagai penutup, saya menyarankan jika kamu memiliki website dan memiliki halaman layanan ataupun produk, kamu dapat menyesuaikan kembali halaman tersebut agar dapat berfungsi juga sebagai landing page.

Dengan begitu setiap halaman pada web kamu akan berpotensi mendatangkan pelanggan baru.

Proses ini mungkin memerlukan waktu, namun hal ini akan bermanfaat untuk bisnis kamu dalam jangka panjang.

Teruslah mencoba sampai kamu mendapatkan landing page yang sesuai untuk bisnis kamu ya. Good luck!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *