Cara Membuat Website dengan Instagram

Cara Membuat Website dengan Instagram-min

Cara Membuat Website dengan Instagram – Banyaknya platform sekarang ini terkadang membuat bingung untuk memilih platform apa saja yang akan kita gunakan untuk mendistribusikan konten yang kita buat. Karena memilih medium distribusi konten menjadi pilihan penting untuk para content creator.

Mulai dari website, sosial media, blog dan media lainnya yang tersedia, terkadang malah membuat kita sulit memilih. Apalagi jika belum memiliki tim yang bisa membantu akan hal ini.

Sekarang ini banyak content creator yang menggunakan instagram sebagai medium utama mereka untuk mendistribusikan konten, walaupun tidak jarang sebagian dari mereka juga memiliki medium yang lain.

Hal ini mungkin dikarenakan Instagram salah satu sosial media dengan pengguna yang sangat tinggi ditambah fitur-fitur yang disediakan sangat mendukung content creator.

Sebagai informasi, pengguna aktif bulanan Instagram pada 2019 ini adalah 1 miliyar pengguna dengan rata-rata 500 juta Story yang di-post setiap hari.

Dengan sebegitu banyaknya pengguna Instagram, banyak pihak yang terdorong untuk menyediakan fasilitas pihak ketiga sebagai pelengkap Instagram. Hal ini karena pengguna Instagram merupakan pasar yang besar dan juga kompetitif.

Beberapa hari yang lalu saya menemukan sebuah tools yang bisa membuat website dengan Instagram. Dengan penggunaan yang mudah, pengaturan yang mudah, saya tertarik untuk membagikannya.

Lanjutkan membaca “Cara Membuat Website dengan Instagram”

Sebuah Ide: Penggunaan Hashtag dalam Keadaan Darurat

Penggunaan Hashtag dalam Keadaan Darurat

Belakangan ini Indonesia, negara tercinta kita ini mengalami beberapa bencana alam dalam satu tahun terakhir. Setiap bencana datang tanpa bisa diduga dan dampak yang ditimbulkan juga sangat terasa bagi seluruh rakyat Indonesia.

Ketika sebuah bencana terjadi, segala dukungan muncul melalui sosial media. Mulai dari menunjukan rasa simpati hingga penggalangan dana dilakukan untuk meringankan beban para saudara kita yang terkena bencana alam.

Hal yang pasti, sebagian besar pengguna sosial media khususnya Twitter menunjukan rasa simpati terhadap suatu bencana dengan menggunakan hashtag tertentu. Contoh terkini adalah #PrayForSelatSunda.

Pada satu sisi penggunaan hashtag seperti ini sangat baik. Karena kita dapat melihat simpati, dukungan atau bahkan informasi terkini terkait bencana alam tersebut.

Namun sayangnya terkadang hashtag tersebut digunakan oleh beberapa oknum untuk menyebarkan hoax ataupun sekedar promosi dengan hal yang tidak ada kaitannya dengan bencana alam tersebut.

Pertanyaannya adalah:

Dapatkah kita menggunakan hashtag dengan lebih baik lagi dalam keadaan darurat?

Lanjutkan membaca “Sebuah Ide: Penggunaan Hashtag dalam Keadaan Darurat”