Cek Traffic Website Kamu dengan 4 Tools Gratis Ini



Pada tulisan ini saya akan memberikan informasi tentang beberapa cara untuk cek traffic website kamu. Sebagai pemilik website tentunya kamu ingin mengetahui berapa banyak orang yang mengunjungi website kamu.

Dengan bantuan berbagai tools ini kamu dapat memeriksa traffic website kamu dengan detail dan akurat. Beberapa hal yang bisa diukur menggunakan alat ini antara lain:

  1. Jumlah pengunjung website (baik secara total seluruh web ataupun per halaman)
  2. Kecepatan tiap halaman ketika diakses
  3. Sumber pengunjung datang (Apakah dari sosial media, mesin pencari atau mengetikan langsung alamat website kamu pada browser? Kamu dapat mengetahuinya dengan pasti)
  4. Kurva jumlah kunjungan dari waktu ke waktu
  5. Halaman apa yang paling banyak diakses
  6. Umur dan jenis kelamin pengunjung
  7. Perangkat apa yang mereka gunakan
  8. Lokasi pengunjung berdasarkan kota / negara
  9. Koneksi yang digunakan pengujung
  10. Nilai dari traffic website
  11. dan masih banyak lagi fitur lainnya

Dengan mengetahui data-data ini, kamu bisa memaksimalkan konten dari website kamu serta mengetahui channel apa yang paling sering mendatangkan traffic. Kamu juga dapat menggunakannya untuk analisa ataupun keperluan lainnya.

Apa saja sih tools tersebut? Yuk simak! ツ

1. Google Analytics

Logo Google Analytics

Google Analytics merupakan tools untuk memeriksa traffic website yang paling umum digunakan bagi para pemilik website. Dengan Google Analytics kamu bisa mengetahui banyak hal mengenai traffic website milikmu.

Kamu dapat mengetahui demografis pengunjung seperti usia, jenis kelamin, kota tinggal, teknologi yang mereka gunakan dan lain sebagainya.

Kamu bahkan dapat memeriksa traffic website secara real time!

Ringkasan Audiens Traffic Website - Google Analytics
Ringkasan Audiens – Google Analytics

Bagi kamu yang ingin mulai menerapkan Google Analytics, kamu dapat mulai mendaftar pada analytics.google.com. Kamu juga dapat membaca panduan dari Google ini untuk menyiapkan Google Analytics pada website kamu.

Fungsi Google Analytics juga bukan hanya sesederhana itu, namun bisa digunakan lebih jauh lagi untuk analisa website ataupun aplikasi website kita.

Untuk saya pribadi, yang paling saya suka dari Google Analytics adalah fitur ‘Goals’. Dengan fitur tersebut saya dapat mengukur “keberhasilan” dari target saya dalam website.

Contohnya jika target saya adalah orang mengisi formulir pendaftaran, saya akan mengatur agar setiap ada pengunjung yang mendaftar pada website saya, maka itu adalah sebuah goals atau konversi.

Sehingga saya dapat mengetahui dengan pasti dari sekian banyak pengunjung, berapa orang yang terkonversi untuk mengisi formulir pendaftaran.

Masih banyak lagi fitur Google Analytics yang belum dapat saya jabarkan disini, namun kamu bisa memulainya terlebih dahulu agar lebih mengerti.

Kamu juga bisa belajar Google Analytics lebih jauh lagi dengan mengikuti Analytics Academy yang sepenuhnya gratis!


2. Ahrefs Webmaster Tools (AWT) 

Logo Ahrefs Webmaster Tools

Tools selanjutnya yang saya gunakan adalah Ahrefs Webmaster Tools, yaitu alat gratis yang disediakan oleh Ahrefs baru-baru ini pada tahun 2020.

Dengan menggunakan Ahrefs Webmaster Tools ini kita dapat melakukan beberapa hal seperti ‘Site Audit’ ataupun ‘Site Explorer’ khusus untuk satu website terdaftar.

Jika kita menginginkan lebih ataupun fitur lainnya, kita harus meng-upgrade keanggotaan Ahrefs kita menjadi berbayar.

Kamu dapat mendaftar Ahrefs Webmaster Tools disini.

Berikut adalah contoh dari Site Explorer dari AWT ini:

Site Explorer Ahrefs Webmaster Tools - Cek Traffic Value Website
Site Explorer Ahrefs Webmaster Tools – Cek Traffic Value Website

Pada hasil Site Explorer website seperti gambar di atas kita dapat melihat banyak hal yang berkaitan dengan traffic, seperti organic traffic (traffic yang dihasilkan dari search engine) dan juga traffic value (estimasi nilai traffic website kita secara keseluruhan).

Selain itu kita juga dapat melihat secara terperinci dengan mengklik masing-masing menu pada bagian kiri layar.

Banyak fitur yang bermanfaat disini baik untuk mengetahui ataupun meningkatkan traffic website kita. Pastikan kamu memahaminya dengan baik dan menggunakan semua fitur gratis yang diberikan untuk memaksimalkan traffic website kamu.

Jika kamu ingin mengetahui lebih banyak mengenai fitur-fitur Ahrefs, kamu dapat mengunjungi help.ahrefs.com.


3. Google Search Console

Tools selanjutnya adalah Google Search Console. Alat cek traffic ini merupakan yang paling wajib digunakan oleh pemilik website.

Mengapa demikian? Karena dengan Google Search Console kita bukan hanya dapat memeriksa traffic web, namun kita juga dapat mengetahui kata kunci apa saja yang mendatangkan pengunjung organik dari mesin pencari Google.

Selain itu dengan Google Search Console kita juga dapat mengoptimalkan visibilitas website kita pada Google Search Engine.

Kita dapat mengetahui jika ada halaman-halaman web kita yang bermasalah pada Google, ataupun memasukan sitemap agar website kita dapat terindeks Google dengan lebih baik lagi.

Untuk mendaftarkan website kamu pada Google Search Console kamu bisa mulai pada halaman ini. Untuk memulai dengan panduan lebih lengkap, kamu bisa mengikut Memulai Search Console dari Google ini.

Silahkan juga tonton video Intro tentang Google Search Console ini.


4. Awstats (cPanel)

Selanjutnya kamu dapat memeriksa traffic website kamu pada cPanel yang merupakan control panel hosting website kamu. Bagi kamu yang memiliki control panel cPanel, disana ada fitur bernama Awstats yang merupakan singkatan dari Advanced Web Statistics.

Awstats mungkin tidak sedetail 3 alat sebelumnya, namun Awstats tidak memerlukan pengaturan khusus ataupun instalasi. Jika hosting kamu menggunakan cPanel (seperti Hostinger) maka kamu otomatis bisa langsung menggunakannya.

Ringkasan Advanced Website Statistics (Awstats)
Ringkasan Advanced Website Statistics (Awstats)

Lewat tampilan yang sederhana dan bergaya klasik ini, Awstats menginformasikan cukup banyak hal tentang traffic. Mulai dari jumlah kunjungan, jumlah user, berapa klik, lokasi, durasi dan masih banyak lagi.

Untuk menggunakannya kamu dapat login pada cPanel website kamu dan mencari icon Awstats di dalamnya.


Nah, dengan 4 tools gratis ini pastinya kamu dapat menganalisa traffic website kamu. Dari data tersebut kamu juga dapat memaksimalkan traffic website kamu dengan membuat konten yang lebih baik lagi tentunya.

Jika kamu memiliki pertanyaan ataupun tips terkait tools cek traffic website ini dan lainnya, silahkan komentar di bawah ini ya!

Terima kasih telah membaca. Kamu juga dapat membantu saya untuk membagikan tulisan ini pada sosial media. ツ

Untuk membaca tulisan lainnya kamu bisa mengunjungi halaman indeks ini.

Dapatkan promosi menarik dari Shopee pada kategori Komputer & Aksesoris pada bulan ini!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *