Pengalaman Menggunakan WordPress Hosting dari WPWebHost



Pada tulisan ini saya akan mencoba untuk membagikan pengalaman saya menggunakan WordPress Hosting dari WPWebHost.

Sekarang ini, membuat website sudah menjadi kebutuhan bagi setiap orang ataupun setiap perusahaan.

Dengan banyaknya permintaan untuk website, tentunya banyak penyedia layanan terkait website bermunculan, salah satunya penyedia layanan hosting.

Banyaknya pilihan hosting, membuat kita sebagai pengguna diuntungkan. Karena kita bisa memilih mana hosting yang tepat dan sesuai untuk kita. Dan ini merupakan hal yang baik.

Selama berkecimpung di dunia website kurang lebih 8 tahun, saya telah menggunakan berbagai macam layanan hosting. Mulai dari yang terbaik, hingga yang terburuk.

Hal ini membuat saya selalu ingin mencoba berbagai macam layanan hosting demi menemukan penyedia layanan terbaik. Hingga akhir-akhir ini sebuah penyedia layanan hosting menarik perhatian saya, yaitu WPWebHost.

Beranda WPWebHost
Beranda WPWebHost

Pertama kali saya mengenal WPWebHost ketika WordCamp Jakarta 2017. Pada saat itu WPWebHost menjadi salah satu sponsor dari acara tersebut.

Sejujurnya, pada saat itu saya mengira WPWebHost hanyalah hosting “biasa” seperti hosting lain pada umumnya.

Dan ketika itu saya juga belum terlalu mengerti apa yang dimaksud dengan WordPress Hosting, jadi saya tidak tertarik untuk mencobanya.

WPWebHost menarik perhatian saya kembali ketika belakangan ini saya sedang aktif memberikan panduan tentang WordPress.

Misi saya hanya satu, yaitu ingin mengetahui lebih dalam tentang WordPress Hosting.

Saya memulai dengan mengunjungi website WPWebHost yang beralamatkan di https://wpwebhost.com. Disana saya mulai melihat paket-paket hosting yang mereka tawarkan.

Paket Hosting WPWebHost
Paket Hosting WPWebHost

Sesekali juga saya bertanya kepada customer support mereka yang sangat membantu.

Spesifikasi WordPress Hosting – Pengalaman Pertama

Dari hasil pengamatan dan diskusi dengan WPWebHost, mereka menyarankan website saya menggunakan paket WP Lite dari WPWebHost dengan spesifikasi sebagai berikut:

  • Lifetime FREE Domain
  • 1 Website
  • Jetpack Personal Included
  • 30GB SSD Storage
  • Unlimited Data Transfer
  • Unlimited Email Account
  • Shared Environment
  • HTTP/2 & NGINX Proxy
  • WordPress Preinstalled
  • 20K Recommended Monthly Visit

Spesifikasi yang menarik dan lengkap menurut saya.

Tapi ada satu lagi yang sangat menarik bagi saya, yaitu kalimat: “We Manage Everything, including your website speed, security, management.“.

Dengan kata lain dengan menggunakan WPWebHost dapat membuat saya, sebagai blogger, dapat fokus kepada konten dan hal lain dalam website.

Karena kecepatan website, keamanan website dan hal penting lainnya sudah diurus dengan baik oleh WPWebHost.

Hal yang tidak kalah menariknya adalah fitur ‘Lifetime FREE Domain’. Dengan menggunakan salah satu paket yang disediakan oleh WPWebHost, kita dapat memiliki domain .com atau .blog secara gratis.

Proses pemindahan hosting pun saya lakukan. Dari hosting sebelumnya ke WPWebHost. Hal ini dipermudah dengan fitur ‘Website Importing’ yang disediakan. Sehingga proses pemindahan hosting dapat dilakukan dengan sangat lancar.

Website Importing WPWebHost
Website Importing WPWebHost

Setelah berhasil pindah dan hosting saya telah aktif pada server WPWebHost, saya sangat terkejut dengan kecepatan website saya yang meningkat sekitar 5x lipat!

Sangat puas dengan hasil tersebut, saya terus bermain-main dengan fitur yang disediakan, dan berkesimpulan bahwa WordPress Hosting yang disediakan oleh WPWebHost sangatlah baik.

Ini adalah pengalaman pertama saya menggunakan WordPress Hosting dan ini adalah pengalaman terbaik dengan sebuah penyedia layanan hosting selama 8 tahun memiliki website. Hal ini berkat WPWebHost.

Dengan harga yang kompetitif dan fitur yang sangat sangat baik, akhir-akhir ini seringkali saya merekomendasikan hosting ini ke relasi dan teman. Karena saya tahu layanan WPWebHost tidak akan mengecewakan.

Saya juga merekomendasikan WPWebHost kepada para pengguna baru WordPress. Karena dengan WordPress Hosting, mereka sudah mendapatkan domain .com / .blog gratis, WordPress Pre-Installed dan juga pengalaman terbaik menggunakan WordPress.

Jadi untuk kalian yang masih menggunakan hosting konvensional lain namun menggunakan WordPress, yuk beralih ke WPWebHost untuk pengalaman yang lebih baik untuk kalian para pemilik website, ataupun para penungunjung website kalian.

Terima kasih telah membaca pengalaman saya mengenai WordPress Hosting

Sumber gambar utama: Designed by Freepik



9 comments

  1. Menarik sekali reviewnya, kalo diperhatikan memang jarang layanan managed WordPress semacam ini. Biasanya yang populer kalo ngga WPEngine ya Kinsta, dan baru-baru ini EasyWP yang masih lumayan jarang review berbahasa Indonesianya. Oh iya, dan tentu saja WordPressdotCOM.
    Maka terima kasih atas review ini sehingga bisa menambah wawasan saya akan layanan managed WP yang recommended.

    1. Mungkin bisa coba hosting lain jika belum memiliki Credit Card. Seperti pada Hostinger contohnya yang pembayarannya sangat fleksibel dengan banyak metode. 🙂

  2. Mas mau tanya, saya masih awam nih, klo sebelumnya saya bikin blog yg free di WordPress, lalu mau upgrade jd WordPress Premium yg berbayar, apakah itu sudah mencakup masalah hosting dan domain segala macam? Kalo belum bagusnya gimana ya?
    Trims

    1. Iya setahu saya paket WordPress premium mencakup semuanya. Namun untuk domain hanya diberikan gratis satu tahun pertama, selanjutnya biaya paket WordPress Premium + Biaya domain. Kalau memang ada anggaran, ini bagus. Karena kecepatan website dijamin oleh WordPress (karena hostingnya disana), serta tidak perlu repot memikirkan file-file WordPress karena tidak diberikan akses serta diurus juga dengan baik.

      Namun jika anggaran minim ada baiknya sewa hosting dan domain di layanan hosting lokal. Karena perbedaan harga lumayan jauh. Dan yang perlu diingat biaya ini dibayarkan setiap tahun. Pastikan gak akan menjadi beban ya agar nge-blog-nya tetap nyaman. 🙂

  3. Saya percaya dengan Anda dan ingin mencobanya. Tetapi saya bingung mengenai proses pembayaran, karena saya hanya mempunyai kartu debit. Apakah anda bisa membantu?

    1. Coba mungkin bisa periksa apakah kartu debit tersebut mempunyai logo Visa? dan coba dihubungkan ke akun Paypal. Biasanya kartu debit yang bisa dihubungkan ke akun Paypal bisa membayar juga pada website internasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *